Sabtu, 23 Agustus 2014 | 16:26 WIB
VIDEO

 

no flash player detected

Silahkan mengunduh flash player terbaru

untuk melihat video ini.

 

Klik di sini untuk mengunduh flash player terbaru.

Greenweb. Komunitas peduli lingkungan yang bergiat di bidang konservasi dan pendidikan masyarakat tentang lingkungan hidup itu kini mulai berfokus pada pertanian organik. Ini dilakukan setelah mereka mulai masuk ke zona kritis koridor Halimun Salak yang direstorasi dengan penanaman kembali. Kampanye tentang gaya hidup sehat di media sosial juga menjadi salah satu gerakan yang ditekuni. Adapun pertanian organik, seperti yang mulai dipraktikkan dalam beberapa bulan terakhir di Kompleks Hutan Kota Pesanggrahan, Sanggabuana Karang Tengah, Jakarta Selatan. Konsep urban farming Greenweb yang mulai diadopsi pendekar lingkungan Haji Chaerudin atau Babe Idin di kawasan tersebut, memastikan seluruh aktivitas terkait bisa saling menunjang satu sama lain. Pupuk alami bisa diperoleh dari hewan ternak, abu pembakaran sampah sebagai media tanam, penanaman dan penghijauan untuk konservasi yang menunjang ekosisitem, dan hasil akhir berupa produk pertanian dan lingkungan bersih lagi sehat. Sebuah alat bernama Waster (waste terminator) atau pemusnah sampah dengan metode pembakaran sumbangan salah satu lembaga beroperasi tanpa henti untuk menghasilkan abu pembakaran sampah. Alat itu memungkinkan sampah dibakar dalam suhu tinggi dengan bahan bakar sampah. Keterlibatan Greenweb di Pesanggarahan didasarkan atas keinginan menjalankan program berkelanjutan, dan bukan berbasis proyek. Untuk jaringan pemasaran, Greenweb turut memiliki pula lofmart di alamat www.lofmart.com yang berupa toko online penjualan produk pertanian organik. Toko online ini sebagian fungsinya untuk meretas jalur distribusi yang panjang sehingga memungkinkan harga relatif murah. Untuk produk pertanian organik, terdapat empat tingkatan kualitas. Semi organik, organik non sertifikat, organik bersertifikat, dan hasil alam liar. Produk alam liar seperti selada air, yang menjadi indikator kebersihan air, adalah tingkatan kualitas organik tertinggi. Saat ini ada 14 jenis sayuran organik yang dibudidayakan. Permintaan pasar terus bertambah. Bahkan salah satu jaringan supermarket telah pula meminta pasokan produk pertanian organik itu. Adapun salah tantangan yang kini dihadapi ialah meningkatkan partisipasi masyarakat setempat dalam program tersebut. (Kompas/Ingki Rinaldi)
Terkini Video RSS
Top Stories Video Video RSS
01:36