
Silahkan mengunduh flash player terbaru.
untuk melihat video ini.
Klik di sini untuk mengunduh flash player terbaru
Untuk menunjukkan eksistensi budaya Sanggar yang dianggap terkubur karena letusan Gunung Tambora (1815), Suhada mengajar berbagai kesenian kepada murid sekolah dan warga yang berminat. Ia juga aktif mengumpulkan kosakata dalam bahasa Sanggar atau bahasa Kore yang dianggap sudah musnah dan tidak diakui Bima.

